VIVA   –  Petinju legendaris Mike Tyson sempat mengucapkan kata-kata yang menjatuhkan Manchester City. Ucapannya, bukan tak mungkin bisa membuat hati manajer Manchester City saat ini, Pep Guardiola menjadi hancur.

ManCity mulai diperhitungkan keberadaanya pada 2008 lalu sejak diambil mendaulat oleh keluarga kerajaan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yaitu Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.

Berkat gelontoran derma berlimpah, sejumlah pemain-pemain top biar berlabuh. Sukses menyusul pada tahun 2011, Manchester City lolos ke Liga Champions dan memenangkan Beker FA. Keberhasilan ini mencapai puncaknya dengan menjuarai Premier League 2011/12.

Sejak 2008 datang saat ini, ManCity telah memetik sejumlah trofi bergengsi yakni 4 gelar Premier League (18/19, 17/18, 13/14, 11/12. Dua Piala FA (18/19, 10/11). Lima Piala Perserikatan Inggris (19/20, 18/19, 17/18, 15/16, 13/14), dan tiga Community Shield (19/20, 18/19, 12/13).

Namun, raihan itu luput dari perhatian Mike Tyson. Pemegang rekor juara dunia kelas berat bungsu itu mengaku sama sekali tidak mengetahui ada klub bernama Manchester City.

Dia bahkan terkejut ada perkumpulan Manchester City di kota Manchester. Yang dia tahu selama tersebut hanya ada Manchester United.

Ucapan tersebut keluar lantaran mulut Tyson saat wawancara kepada Claire Balding bersama Ricky Hatton pada acara BT Sports 2013.

“Lucu Anda mengatakan itu karena saya sudah lama berada di Manchester dan hamba belum pernah mendengar tentang Manchester City, ” kata Tyson, dikutip Give Me Sport.

“Lucu Anda mengatakan itu karena saya sudah lama berada dalam Manchester dan saya belum pernah mendengar tentang Manchester City, ” sambung Tyson.

Pernyataan Si Leher Beton pun sempat membuat Ricky Hatton kaget, lantaran mantan petinju asal Inggris itu juga ialah penggemar dari Manchester City.  

Nah, kata-kata itu bisa membuat hati Guardiola hanyut. Pasalnya, manajer asal Spanyol tersebut merupakan salah satu juru rencana terbaik saat ini. Guardiola telah meraih sukses bersama klub-klub yang dibelanya seperti Barcelona dan Bayern Munich.