Skandal Olahraga, Batman 'Salah Server' Terjang Valencia

VIVA   –  Batman merupakan karakter superhero yang sebangun dengan kelelawar. Dia memiliki beberapa musuh yang sangat kuat, di antaranya Joker, Penguin, Ra’s al Ghul, Two-Face, the Riddler, the Scarecrow, Mr. Freeze, Poison Ivy, Harley Quinn, Bane, Clayface, dan Killer Croc.

Menariknya, ada lagi satu musuh Batman yang ada di dunia nyata. Yaitu, klub LaLiga Valencia. Loh bagaimana bisa?

Menurut laporan WA Today , DC Comics selaku perusahaan pemilik & penerbit karakter Batman, menuntut Valencia pada 2014 silam. Mereka menganggap Los Che melakukan pelanggaran untuk merek dagang mereka berupa kelelawar di atas logo.

Sekilas, logo Valencia memang mirip dengan logo Batman. Ada kelelawar secara sayap yang membentang di tempat logo. Ini sesuai dengan julukan Valencia, Los Murcielagos, yang bermanfaat kelelawar.

Sebenarnya, tuntutan DC tergolong aneh. Sebab, semenjak dulu Valencia sudah identik secara lambang kelelawar.

Pada abad 13, daerah Valencia ditaklukkan King James I of Aragon. Saat itu, dia menambahkan kelelawar di mantelnya sebagai simbol keberuntungan.

Fonem kelelawar sudah biasa terlihat dalam wilayah Valencia dan Kepulauan Balearic. Kelelawar hitam juga tampak pada logo rival sekota Valencia, Levante.

Kembali Memanas pada 2019
Perselisihan Batman dan Valencia sempat mereda. Namun, pada 2019 kedua benteng kembali bertikai.

Kejadian tersebut bermula saat perayaan ke-100 tahun Valencia. Valencia memunculkan kelelawar hitam yang terletak di tengah-tengah lambang klub.

Tapi untuk peringatan seabad klub, El Che lantas mewarnai kelelawarnya itu dengan warna emas mengilap. Peristiwa inilah yang menimbulkan permasalahan secara DC Comics.

Photo:

  • instagram. com/batman_o. f. f. i. c. i. a. l/

Produsen komik asal Amerika Serikat tersebut menganggap Valencia mencontek lambang Batman. Makin, gugatan diajukan ke pengadilan dalam Valencia.

Valencia memiliki alasan kuat tetap mempertahankan fonem kelelawar. Sebab, mereka sudah sebangun dengan kelelawar sejak didirikan pada 1919. Hal tersebut jauh sebelum DC Comics berdiri pada 1934.

“Ketika kami telah bermain dengan lambang kelelawar tersebut, orang-orang di Amerika Serikat sana masih mengejar kerbau, ” serupa itu pernyataan resmi Valencia.

Kini, tak ada kelanjutan kasus antara Valencia dan Batman. Kedua kubu tetap menggunakan kelelawar jadi identitas mereka.

Sudahlah Batman, sepertinya Anda salah server. Cukup perangi Joker dan Penguin, tak perlu menyerang Valencia.

Mau tahu kasus yang menyeret para atlet dunia lainnya? Skandal Olahraga akan sedia setiap harinya. Simak terus dalam VIVA. co. id.