MU Vs Istanbul Basaksehir, Solskjaer Tidak Ingin Lengah di Babak I

VIVA   – Manchester United mengusung misi balas dendam saat menjamu Istanbul Basaksehir, dalam matchday keempat Perkumpulan H Liga Champions 2020/2021, pada Old Trafford, Rabu 25 November 2020 dini hari WIB. Di dalam pertemuan pertama di Istanbul, MU menyerah dengan skor 1-2.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, memastikan skuad asuhannya sudah belajar dari pengalaman. Setan Abang pun harus bangkit untuk menaklukkan klub asal Turki tersebut berjalan menjaga peluang lolos ke fase gugur.

“Kami bersekolah beberapa hal. Jelas bahwa Istanbul Basaksehir adalah tim yang indah. Juara Turki itu bermain jauh dari rumah, tapi ini tidak pertandingan yang mudah, ” sebutan Solskjaer, seperti dikutip situs resmi MU, Selasa 24 November 2020.

Lebih lanjut, Solskjaer menambahkan, bahwa timnya harus mewaspadai permainan cepat lantaran Istanbul Basaksehir pada babak baru. Sebab, Istanbul Basaksehir memiliki kecakapan yang lebih dalam mencuri lulus di paruh pertama pertandingan.

“Kali ini pertandingan sedang tanpa penggemar, dan itu hanya pertandingan antara dua tim. Kami harus waspada terutama babak baru di mana mereka memiliki dua gol (pada pertemuan pertama) dengan seharusnya kami hindari. Mereka pula memiliki satu atau dua saat lain, ” ucapnya.

Sementara itu, tren positif di laga terakhir yang dialami MU membuat Solskjaer kian optimistis. Tempat berharap pasukan The Red Devils mampu mempertahankan konsistensi demi mengakhiri tiga poin dari laga itu.

“Kami telah memenangkan dua pertandingan secara beruntun setelah kekecewaan pada perlawanan terakhir di Istanbul. Jadi, awak ingin terus menang, ” ujarnya.

Saat ini, Man United tampil menjadi pemuncak klasemen sementara Grup H Liga Champions dengan koleksi enam poin. Kondisi MU pun masih belum tenang karena semua tim masih memiliki peluang yang serupa untuk lolos ke babak 16 besar.

“Kami memiliki awal yang molek di grup, enam poin, berada di puncak grup sejauh itu, tetapi dua pertandingan berikutnya jelas akan sangat penting bagi kami di grup, ” tutur organisator asal Norwegia tersebut.