Rossi Mencak-mencak ke Yamaha Jelang MotoGP Aragon

VIVA   –  Valentino Rossi marah-marah jelang MotoGP Aragon di Ciudad del Motor de Aragon, akhir pekan nanti. Dia merasa kecewa dengan motor M1 yang ditungganginya karena performanya sejenis buruk di atas lintasan.

Komentar ini muncul sesudah Rossi gagal finis di MotoGP Prancis. Dalam balapan di sirkuit Le Mans Bugatti, Minggu 11 Oktober 2020 lalu, Rossi anjlok saat balapan baru memasuki putaran pertama.

Di tikungan ketiga, dia jatuh. Bencana bagi Rossi karena harus tersingkir era balapan masih terlalu dini.

The Doctor berpendapat, kesialannya di MotoGP Prancis disebabkan oleh performa M1 dengan ditungganginya begitu buruk. Rossi merasa, M1 saat ini tak cakap menaklukkan kondisi trek yang lembab seperti sirkuit Le Mans pada akhir pekan lalu.

Semua, masih dilanjutkan Rossi, disebabkan oleh tindakan Yamaha yang menghantam masalah M1 setengah hati.

“Kami terlalu kesulitan di mengatasi kondisi macam ini. Itu seperti setengah-setengah (dalam mengatasinya) dan M1 dalam kondisi ini asngat sulit dikendalikan karena kehilangan pengaruh di ban depan, ” cakap Rossi dilansir Motor Sportweek.

“Kalau saja benar-benar lecak, seperti Jumat sebelumnya, kami mampu melaju kencang. Sebab, saya memiliki perasaan yang bagus dengan mesin ini karena bisa melaju kencang. Tapi, kondisi yang tanggung macam ini membuat M1 kami pengganggu, ” lanjutnya.

Rossi mengaku merasa malu karena telah jatuh sejak putaran pertama. Berat rasanya, karena sudah yakin bisa memenangkan balapan.