Muda Penyusup Demo UU Ciptaker: Bawa Pisau, Bensin hingga Ketapel

VIVA   –  Sebanyak 79 pemuda yang hendak menyusup ke massa aksi demonstran menolak diberlakukannya UU Cipta Kerja, berhasil diamankan. Bahkan para pemuda tanggung ini, membawa senjata tajam atau sajam hingga bensin yang diduga untuk berbuat anarkis.

Parahnya lagi, mereka tak hanya membawa senjata. Tetapi lantaran hasil tes urine, mereka diketahui positif menggunakan barang haram narkoba.

Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menangkap 79 pemuda tersebut, yang diduga akan menyusup laku unjuk rasa yang dilakukan sebab aliansi mahasiswa di Kota Pontianak pada Jumat kemarin, 9 Oktober 2020. Barang bukti yang diamankan seperti batu, pisau, botol bensin dan katapel.

“Jumlah pemuda yang saya amankan ada 69 orang, itu di duga akan mengikuti unjuk rasa dengan tujuan anarkisme. Dari 79 pemuda yang diamankan, tersedia 4 orang reaktif saat di rapid tes dan 5 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba, ” ujar Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Dony Charles Go.

Baca selalu:   Demo UU Cipta Kegiatan, Polisi: Ada juga Anggota yang Disekap

Dony mengatakan, dalam upaya menjaga status tetap kondusif dan meminimalisir adanya aksi anarkis dalam demo, Tim gabungan Resmob Polda Kalbar bersama Sat Reskrim Polresta Pontianak Tanah air melakukan patroli mengantisipasi adanya kaum yang akan bergabung ke kesibukan demo.

“Dari hasil patroli tersebut pada Jumat siang sekitar pukul 13. 00 WIB hingga pukul 14. 00 WIB berhasil mengamankan kaum pemuda di beberapa lokasi yang berbeda di Kota Pontianak, ” katanya.

Lokasi baru, tim 2 Resmob berhasil meniadakan dan menggeledah kelompok pemuda dalam sekitaran Taman Untan. Terdapat 11 pemuda dengan barang bukti yang diamankan berupa batu, botol sepi dan spanduk untuk demo.

“Di waktu yang hampir sama, tim lainya juga jadi mengamankan kelompok pemuda di sekitaran Jalan A. Yani, Kantor Gubernur, Jalan BLKI Pontianak, Jalan Mengesahkan Untan dan sekitarannya.
Total ada 79 orang yang kita amankan dengan barang bukti hampir sama di setiap kelompok, yakni batu, botol kaca, botol gasolin, katapel, gunting hingga satu bilah pisau, ” kata Dony.

Lebih lanjut, kata Dony, dari 79 pemuda yang berhasil diamankan terdapat 15 pemuda yang masih berstatus pelajar. Bahkan tersedia 5 orang lainnya yang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Dan sesudah dilakukan rapid tes terhadap 79 pemuda yang diamankan ini, 4 di antaranya dinyatakan reaktif.  

“Saat ini para-para kelompok pemuda sudah di amankan ke Mako Dit Reskrimum Polda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan & pendalaman lebih lanjut, ” tuturnya.