Jalan Bogor dan Banyuwangi Gerakkan Jentera Ekonomi saat Pandemi

VIVA   – Negeri daerah punya cara masing-masing untuk menggerakkan roda ekonomi di wilayahnya saat pandemi COVID-19. Sejumlah tempat usaha dan bisnis, termasuk UMKM diakui memang  terpukul akibat pagebluk ini.

Wali Tanah air Bogor Bima Arya Sugiarto  menyuarakan, kolaborasi  antar pengusaha, pemerintah dan  masyarakat adalah kunci agar Bogor tidak kembali ke era PSBB ketat. Di saat ada 40 persen  warga di-PHK di sedang pandemi, lanjut dia,   pelaku UMKM di bidang dekorasi panti malah hits.

“Jadi kami berkolaborasi dengan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) selaku penyedia tenant dan menjadi standby buyer , pemerintah melakukan pembinaan terhadap UMKM, ” ujar Bima dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dikutip dari petunjuk tertulis, Jumat, 25 September 2020.

Baca juga: UMKM Didorong Merembes Pasar Digital Agar Produknya Dibeli BUMN

Lain lagi dengan Bupati Banyuwangi,   Abdullah Azwar Annas. Caranya membakar ekonomi adalah dengan  mengedepankan daerah perhotelan berkonsep outdoor .

Di era pandemi  ini, sambung dia, okupasi perhotelan di Banyuwangi dengan rencana Staycation   terus naik. Okupasi hotel terbang menjadi 90-100 persen saat Weekend . Hal tersebut, lanjutnya, juga tidak luput sejak direkomendasikannya Banyuwangi oleh Kementerian Pemimpin Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) menjadi salah satu destinasi perjalanan dinas dan rapat K/L pada Juli lalu.

Dia mencontohkan, agrowisata taman suruh (ATS) yang menjadikan wisatawan dengan konsep outdoor dan restoran ala  Kyoto. Semua makanan dengan ditawarkan sangat sehat, direbus dan tidak digoreng atau dikukus.

Semuanya, lanjut dia, pasti dengan menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, mengharuskan pengunjung membawa surat buatan rapid  test non reaktif.

Berdasarkan survei yang dilakukan sebab aplikasi Traveloka, ungkapnya,   wisata Banyuwangi melejit ke peringkat tiga di bawah destinasi wisata unggulan  yaitu Bali dan Jogyakarta. Kejadian tersebut  merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan pada saat pandemi seperti ini.  

“Survei dari Traveloka menyebutkan kalau Banyuwangi peringkat tiga terpopuler, ” tuturnya. (ase)