Bacok Polisi, 9 Anggota Geng Motor di Cianjur Dibekuk

VIVA â€“ Polres Cianjur, Jawa Barat mengamankan sembilan anggota geng motor yang terlibat pembacokan terhadap anggota polisi, Briptu M Naufal Arief. Satu dari sembilan yang diamankan merupakan terduga pelaku pembacokan. 

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan pihaknya masih mendalami kasus pembacokan ini. Terkait kemungkinan geng motor yang masih di bawah umur, ia belum bisa bicara karena masih pendalaman.

“Ada sembilan orang yang kita amankan, tapi kita akan perdalam lagi. Perkembangan nanti kita sampaikan lagi,” kata Rifai, Minggu malam 16 Agustus 2020.

Baca Juga: Geng Motor Berulah, Bacok Polisi yang Atur Lalu Lintas di Cianjur

Ia pun bicara terduga pelaku pembacokan. Sebab, dari keterangan korban Briptu Naufal jumlah anggota geng motor yang melintas sebelum pembacokan cukup banyak.

“Satu dari 9 orang itu? Kemungkinan (pelaku) kita lakukan pendalaman lagi ya. Pasti kita akan lakukan tindakan tegas,” lanjut Rifai.

Imbas dari peristiwa ini, polisi setempat juga bergerak menelusuri jejak pelaku geng motor di wilayah Cianjur. Hal ini termasuk langkah kepolisian untuk penanganan geng motor.

“Kita lihat situasi, kalau masih membahayakan orang lain membahayakan petugas. Kalau masih bisa kita bina ya kita bina,” katanya.

Sebelumnya, korban Briptu Naufal sedang mengamankan jalur penutupan menuju Puncak, Bogor. Saat itu, terjadi kemacetan luar biasa sehingga ada jalur jalan yang ditutup.

“Terus ada gerombolan motor, kemudian mengarah kendaraan tujuannya ke Puncak. Karena tutup balik kanan dia,” kata Rifai kepada wartawan, Minggu 16 Agustus 2020.

Saat kejadian, salah seorang gerombolan motor mengganggu arus lalu lintas dengan memukul-mukul kendaraan. Briptu Naufal yang melihat bermaksud mengamankan. Namun, saat itu pengendara motor tersebut membacok dengan senjata tajam.

“Terus ada yang mau diamankan karena menganggu lalulintas, memukul-mukul kendaraan kemudian diamankan. Tiba-tiba anggota yang mengamankan ini dibacok dan luka-luka,” ujarnya.