Airlangga Hartarto Temui Prabowo, Terang-terangan Akui Bahas Kabinet

VIVA   –  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah Gajah Pertahanan itu di Jakarta, Senin, 5 Juli 2020.

Prabowo menuturkan, bahwa pertemuan tersebut bagian dari komunikasi politik karena kedua partai masuk dalam deretan kabinet kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.  

“Ini pertemuan antara sahabat pertemuan komunikasi kebijakan karena Golkar dan Gerindra sama-sama partai kebangsaan sekarang. Kita bersama-sama dalam koalisi pemerintah Kabinet Nusantara Maju di bawah Presiden Bapak Joko Widodo, ” kata Prabowo.

Baca: Reshuffle Akan Terjadi, Jokowi Bisa Lakukan di Juli-Agustus

Pertemuan itu, katanya, membicarakan berbagai hal soal kebangsaan dan kerja sama kedua golongan, di antaranya dalam momen pilkada. “Tadi kita menukar pandangan membahas kira-kira hal menyangkut kebangsaan hubungan strategis sampai kemungkinan di depan kita bagaimana kerja sama Golkar dan Gerindra, khususnya mungkin pilkada-pilkada terbatas, ” katanya.

“Di beberapa tempat kita cocok, di beberapa tempat kita setuju, bertentangan; tidak ada masalah, ini demokrasi Indonesia yang penuh kekeluargaan, pertandingan, perbedaan, ” ujarnya.

Tapi di ujungnya, kata Prabowo, semua komitmen pada persatuan bangsa dan kepentingan kaum Indonesia. “Jadi kita ingin demokrasi nanti semarak tapi sejuk, ” katanya.  

Airlangga Hartarto menyebutkan itu adalah kunjungan balasan dari silaturahmi Prabowo dengan hadir ke kantor Partai Golkar di Jakarta. Dia mengaku sejahtera dapat membalas kunjungan ke vila Prabowo, apalagi dalam suasana erat. “Dan karena Partai Golkar & Gerindra sama-sama di pemerintah, sama-sama mendukung di Kabinet Indonesia Lulus. ”

Tentunya, sekapur dia, dalam situasi pandemi COVID-19, stabilitas politik menjadi penting secara silaturahmi sehingga dan menyolidkan pemerintah. Dalam pertemuan yang tertutup untuk pers, mereka mengaku bertukar pendirian tentang hal-hal strategis, termasuk soal geopolitik dan pilkada.  

Tetapi, ia sepakat kalau semua mendukung dan menjaga persahabatan, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berjuang untuk kemajuan Nusantara. Jadi, lebih banyak persamaan daripada perbedaan.

“Dan sebetulnya tanpa resmi pun kita berbicara di kabinet juga cukup sering, tetapi di sini antarfraksi, Partai Golkar dan Fraksi Partai Grindra, silaturahmi saat ini sangat mampu. Jadi, kami mengapresiasi itu selalu, dan karena itulah kami ada di tempat ini, ” ujarnya.