Dongeng Liverpool Jagokan ManCity Juara Gabungan Champions

VIVA   –  Bekas pemain Liverpool, Jamie Carragher ternyata menjagokan Manchester City di ajang Liga Champions musim 2019/2020. Apa alasannya?  

The Citizens di ajang Liga Champions memang punya kans untuk maju jauh. Buktinya dia mampu meredam Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.  

Hanya butuh hasil imbang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Menurut Carragher hasil tersebut menjadi bukti jelas jika skuat asuhan Pep Guardiola bisa berbicara banyak di perlombaan bergengsi Eropa tersebut.  

Lebih lanjut, Carragher juga menilai calon-calon lawan ManCity serupa terbilang bisa diredam oleh gaya permainan impresif ManCity.  

“Saya memperhatikan jika tak ada tim di turnamen ini yang lebih baik dari ManCity. Tidak ada tim yang menyamai Liverpool dan Tottenham Hotspur, yaitu dua tim yang mengalahkan ManCity di dua musim terakhir, ” kata Carragher, seperti dilansir telegraph.  

“PSG, Barcelona dan juga Bayern Munich menjadi ancaman ManCity. Meski nantinya mereka bertemu PSG atau Barca, saya optimis pertandingan itu menguntungkan ManCity. Dua tim itu berbeda tipe dengan tim dengan mengalahkan ManCity di dua musim terakhir, ” lanjut dia.  

Seperti yang diketahui, The Citizens belum pernah menjagoi ajang Liga Champions. Prestasi ulung mereka adalah berada di semifinal musim 2015/2016 lalu.  

Baca juga:  

Tidak Tersedia Gunanya MU Rekrut Coutinho

Begini Kira-kira Liverpool Rayakan Gelar Juara Premier League?

Piala FA Bakal Dihelat Kembali pada 27 Juni?

DPR: Indonesia Belum Siap Berlakukan New Normal

VIVA   –  Anggota DPR MENODAI Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad, mengucapkan bahwa saat ini  Indonesia belum siap untuk memasuki kehidupan lazim yang baru atau new umum. Sebab masih belum terpenuhinya sejumlah syarat untuk memasuki hidup biasa yang baru, salah satunya yakni memadainya pelayanan kesehatan.

“Kemudian syarat new normal patuh pakar, kita tahu menurut pakar masih sangat jauh. Yang kita harapkan terakhir pelayanan kesehatan dengan tidak memadai, sehingga agak sulit kita kalau sekarang mau memaksakan new normal secara nasional untuk berlaku. Jadi kalau hanya untuk mementingkan bisnis, ini yang kita mau kembangkan maka tentu akan sulit, ” kata Kamrussamad, Jumat 29 Mei 2020.

Kamrussamad memaparkan, menurut beberapa lihai, Indonesia masih berada di batas merah atau masih belum mencapai puncak penyebaran virus COVID-19. Sedangkan, menurut ahli, new normal tersebut bisa diberlakukan ketika Indonesia sudah melewati fase puncak penularan COVID-19  dan tren-nya terus menurun.

“Sebelum ada COVID-19 kita berada di kesibukan normal lalu kemudian ketika tersedia COVID-19 kita menyebutnya ada coreng ke atas. Indonesia sekarang posisinya ada di sini titik abang di puncak dan Indonesia masih ada di titik ini & belum sampai puncak Bagaimana kita bisa normal. New Normal itu ketika sudah landai tetapi tak bisa sepenuhnya kita hilangkan sebab itu perlu ada penyesuaian kesibukan baru, ” ujar Kamrussamad.

Kamrussamad mengatakan, jangan sampai kurva penularan virus COVID-19 tersebut bergerak turun naik, atau serupa huruf M atau W. Kalau terjadi seperti itu, dikhawatirkan keyakinan dunia Internasional akan menurun terhadap Indonesia, karena dianggap tidak berpunya menangani COVID-19.

Sampai saat ini, menurut Kamrussamad, tak ada yang bisa menjamin kapan puncak COVID-19 itu dapat terlewati. Maka dari itu, Indonesia dinilai belum siap menerapkan new lazim secara nasional, namun jika dilakukan secara zonasi, masih bisa diberlakukan.

“Nah kita aja sekarang belum hadir puncak. Siapa yang bisa menjamin bahwa kita sudah memasuki Pucuk (Penularan corona)? kan tidak tersedia yang bisa menjamin. Ini dengan menjadi problem kita. Jadi aku tidak tahu basis-basis pengambilan kebijakan menteri perekonomian dan seluruh rangkaian kabinet terhadap rencana pemberlakuan new normal. Mudah-mudahan ini masih menjelma diskursus dan mendapatkan masukan dari banyak pakar dan ahli jadi bisa menyempurnakan kebijakan, ” ucap Kamrussamad.

Kamrussamad mengisbatkan new normal baru dapat diberlakukan apabila kurva penularan COVID-19  telah landai. “Kapan saatnya new lazim diberlakukan? Ya ketika kita sudah melewati Puncak dan betul-betul continue turun dan posisi sudah tidak ada lagi pasien baru ataupun transmisi baru sehingga betul-betul status pemulihan itulah yang disebut new normal, ” kata dia.

Baca juga:   Jejak Mengerikan Ruslan Buton, Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur

Nusantara Bahas Blue Economy Pasca COVID-19

VIVA   –  Sejumlah negara termasuk Nusantara tengah melakukan berbagai kebijakan di dalam memulihkan perekonomian akibat pandemi COVID-19 atau Virus Corona, salah satunya dalam sektor Blue Economy (Ekonomi Biru).  

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Penyerasian Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Safri Burhanuddin dalam acara International Maritime Webinar Series “Building Stronger Blue Economy After COVID-19 Pandemic” yang bekerja sama dengan CSIRO dan UN-ESCAP serta dihadiri bertambah 600 peserta dari berbagai negeri.  

“Jadi keadaan ini kita ada pertemuan terkait Blue Economy, di mana membahas bagaimana respons dan aksi per negara, apa yang mereka kerjakan terhadap pandemi COVID-19 ini menggunakan model Blue Economy. Kemudian hasilnya semua kita gabung dan ketahui bahwa COVID-19 berdampak luar natural terhadap sektor Blue Economy. Jadi perlu kerja sama mengurangi dan memperbaiki dampak tersebut, ” sekapur Deputi Safri dalam keterangannya, Kamis 28 Mei 2020.    

Buat Indonesia sendiri, Safri menjelaskan, pertama kali dilakukan dalam menghadapi COVID-19 adalah mengubah cara pandang serupa apa yang disampaikan Presiden Jokowi yakni hidup berdampingan dengan COVID-19.

“Setelah kita menghiraukan, kita pelajari bahwa kita hendak hidup berdampingan dengan COVID-19 di waktu yang cukup lama, oleh karena itu mau tidak mau kita harus menghadapi kenyataan ini. Cara bertemu kenyataan ini dengan kita tak harus bersembunyi, kita harus bertemu dan tentu secara bertahap kita akan terbuka dengan hal ini, ” ucapnya.

Khusus dalam Blue Economy seperti wisata bahari, perikanan dan makanan laut, pemakalah dari CSIRO, Andy Steven menjelaskan bahwa permasalahan yang sebanding dihadapi oleh Australia. Hingga era ini juga tengah berjuang memeriksa untuk memperbaiki sistem logistik serta kembali memperkuat pasar.

“Nah sekarang secara aktivitas ekonomi saat ini, pasar otomatis terbuka, kegiatan transportasi ulama. Kemudian kalau nanti mall ataupun restoran mulai buka, maka bahan-bahan baku seperti seafood akan bertambah. Ini akan memajukan pertumbuhan ekonomi, ” ujarnya.  

Sejalan dengan hal itu, Director Environment & Development, UN-ESCAP, Dr. Stefanos Fotiou menekankan bahwa kita harus siapkan semuanya ini, dan kita harus menerima kenyataan sekarang dengan tentu caranya yang berbeda, seperti kalau dulu kita bisa datang ke restoran beramai-ramai, buat sekarang kita batasi karena social distancing, dan itu akan menyelaraskan dan adaptasi akan hal tersebut. Demikian juga dikatakan bahwa pelestarian laut dan pengendalian perubahan kondisi tetap harus berjalan walaupun pandemi ini sedang terjadi.

Memang di satu sisi, lanjut Safri, COVID-19 menjadikan lingkungan lebih bagus, namun sayangnya membuat ekonomi tidak berjalan. Padahal jika membahas Blue Economy, maka baik dunia maupun ekonomi harus tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi banyak orang di semua lapisan.

“Jadi kalau cuma lingkungan yang jalan dan ekonomi tidak bermanfaat, maka Blue Economy belum jalan. Jadi ini sekarang dengan jalan apa kita menyeimbangkan situasi baru & dengan situasi ini kita bisa beradaptasi dengan COVID-19, tetapi ekonomi kita tetap berjalan dengan bagus, ” kata dia.

Adapun peran Kemenko Marves pada Blue Economy sendiri adalah sebagai leading sector sekaligus pembuat “big policy” sehingga semua saling bersinergi, dengan teknis di dalamnya ada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, Kementerian Dunia Hidup dan Kehutanan, Kementerian Wisata dan Ekonomi Kreatif serta Lembaga Koordinasi Penanaman Modal.

“Jadi kita semua harus ustaz, harus saling bersinergi. Dalam hal ini ada suatu pembangunan terus-menerus, programnya bertambah, penggunaan dan adaptasi teknologi termasuk dalam new energy menggunakan arus, solar, dan sebagainya, ” ucap Deputi Safri.  

Pertemuan internasional dengan virtual seperti ini rencananya bakal dilakukan secara reguler dengan mengangkat isu-isu terkini, ” tutup Andreas Hutahaean selaku koordinator pelaksanan webinar.

Baca juga:   Pandemi Corona Bikin Seleksi Calon Paskibraka Nasional Ditiadakan

Penjaga Tunggu Instruksi Gubernur soal Artikel New Normal di DKI

VIVA   –  Polda Metro Jaya masih menduduki instruksi dari Gubernur DKI Jakarta terkait wacana kebijakan new normal   dalam Ibu Kota. Karena itu belum memastikan jumlah lokasi dengan akan diamankan jika kebijakan itu jadi diambil nanti.

“Kita masih menunggu juga daripada pemprov, karena ketua gugus tugasnya adalah Pemprov DKI, ” sirih Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu 27 Mei 2020.

Sementara jumlah personel yang perlu disiapkan juga sampai saat ini masih tentatif. Jumlah itu juga bersandar dari lokasi-lokasi mana saja dengan akan diamankan nanti.

“Untuk awal selalu 3. 987 personel kepolisian. Terakhir kepolisian. Nanti TNI menyusul. Namun ini masih bisa lebih sedang, tergantung lokasi-lokasi mana yang bakal dibuka, ” ujar Yusri.

Meskipun memasuki era segar, namun protokol kesehatan juga tentu dianggap penting. Kepolisian akan menerapkan SOP kepada masyarakat yang menyalahi protokol kesehatan dengan cara persuasif atau humanis.

Tengah penerapan SOP itu juga masih menunggu keputusan dari pemerintah daerah DKI. Sehingga pengawasan new lazim akan disesuaikan dengan peraturan sebab gubernur nanti.

“Belum dibuka, nanti hendak mengikuti aturan pergub, ” ungkapnya.

Baca juga:   Jakarta Post Tanggapi Isu ‘Sayonara’

Pertama Menteri Irlandia Langgar Aturan Negeri saat Pandemi COVID-19

VIVA   –  Perdana Menteri Irlandia dituduh melanggar petunjuk negara tentang pembatasan jarak baik (sosial distancing). Leo Varadkar terlihat bertemu dengan mitranya Matthew Barrett di Phoenix Park di Dublin, padahal negaranya sedang menerapkan pemisahan di tengah pandemi COVID-19.

“Perdana menteri berada di Taman Phoenix bersama rekannya Matt dan dua temannya pada Minggu sore kemarin, dan sesuai dengan pedoman kesehatan masyarakat. Dia berada dalam jarak 5km dari Stewards Lodge, tempat dia tinggal selama masa darurat, ” kata seorang juru bicara, seperti dilansir The Sun, Selasa 26 Mei 2020.

PM Varadkar beruang di Stewards Lodge selama beberapa minggu terakhir, karena memiliki biro yang aman dan fasilitas sesuai konferensi video yang memungkinkannya buat bekerja dari rumah.

“Sama seperti PM sebelumnya, tempat membayar biaya untuk menggunakannya, ” ujar jubir tersebut.

Pembatasan COVID-19 di Irlandia menyusun bahwa hanya empat orang yang boleh tinggal dalam satu rumah dan hanya dapat bertemu pada luar ruangan sambil tetap beruang dalam jarak dua meter utama sama lain. Meskipun Varadkar mengindahkan aturan, beberapa warga di media sosial menudingnya melanggar pedoman jeda sosial.

“Haruskah @LeoVaradkar mengundurkan diri karena perilakunya dengan aneh di Taman Phoenix hari ini, ” tulis soerang pengguna Twitter.

“Benar-benar langka. @LeoVaradkar di taman umum hari ini melanggar dasar aturan jeda sosial, ” ujar pengguna Twitter lainnya.

Sejak kemarin terungkap tambahan empat orang pasien meninggal akivat  COVID-19 di Irlandia. Kementerian Kesehatan setempat juga sudah mengumumkan 57 kasus baru. Zaman ini ada total 1. 608 kematian terkait COVID-19 dan 24. 639 kasus yang dikonfirmasi pada Irlandia.

Baca serupa:   Arab Saudi Longgarkan Kaidah Pembatasan COVID-19 per 28 Mei 2020

Arsene Wenger Lebih Baik dari Pep Guardiola dan Jose Mourinho

VIVA   –  Cesc Fabregas berbicara mengenai pedoman Arsene Wenger dengan Pep Guardiola dan Jose Mourinho. Kali tersebut terkait dengan cara para organisator menangani pemain muda.

Fabregas yang di masa mudanya bermain untuk Arsenal mengatakan Wenger lebih baik ketimbang Guardiola & Mourinho. Juru taktik asal Prancis itu tahu benar cara memperlakukan pemain muda.

(Baca juga: Senangnya Wenger Liverpool Malang Samai Rekor ‘Invincibles’ Arsenal)

“Saya pikir Arsene adalah manajer terbaik untuk pemain muda, pasti. Saya tidak bisa melihat yang lebih tertib darinya, ” tutur Fabregas, era berbicara dalam channel Youtube, Rio Ferdinand.

“Dia mengajari pemian muda dengan perilaku serta cara bermain. Dia memiliki keterampilan tertentu, bagaimana menghabiskan waktu bergandengan pemain dan mengajarinya seperti dengan diinginkan tim, ” imbuhnya.

Bagi Fabregas, tentu tidak mudah bagi manajer untuk membentuk pemain muda. Apalagi seperti dia, yang ketika di usia 16 tahun sudah bisa tampil gemilang.

“Kadang seorang pemain muda tidak melakukannya dengan baik, terutama seperti saat ini, sepakbola tidak memiliki ketenangan, pers, dan juga penggemar mau menang. Tapi, Arsena punya kesabaran itu, ” tuturnya.

Cara Wenger mendekati pemain muda ini membuatnya nyaman. Secara perlahan bisa menemukan bentuk permainan unggul, dan tidak gemetar ketika berharta di bawah tekanan.  

Viral Karikatur Trump Takut Iran, Prajurit Amerika Diejek Gegar Otak

VIVA   – Kapal tanker milik Iran dengan membawa 1, 53 juta barel bensin dan alkilat sudah tiba dengan selamat di wilayah segara Venezuela tanpa ada gangguan keamanan apapun selama di perjalanan.

Sebenarnya perjalanan kapal tanker ini dari Iran menuju Venezuela diwarnai ketegangan yang luar berpunya, biang keroknya adalah Amerika. Negara adi kuasa itu mengeluarkan ancaman jika Iran nekat mengirim minyak ke Venezuela. Bahkan untuk mengisbatkan ancaman itu Amerika sempat menguatkan armada militernya di luat Karibia.

Namun terbukti, Minggu 24 Mei 2020, kapal tanker itu sampai juga di Venezuela meski harus mendapat pengawalan sendat dari angkatan bersenjata Venezuela.

Diduga berpengaruh Amerika batal mencegat kapal tanker itu setelah Presiden Iran, Hassan Rouhani mengeluarkan ancaman mengerikan pada Amerika.

Peristiwa transmisi minyak Iran ke Venezuela itu sontak menjadi sorotan dunia serta Presiden Donald Trump diolok habis-habis oleh dunia internasional.

Setelah kedatangan kapal tanker itu, sebuah karikatur viral di jalan sosial, karikatur itu bergambar dengan mengolok-olok Trump.

Pada karikatur digambar Trump sedang memegang panah dan siap membidik kapal tanker Iran. Namun, anak panah tak dilepaskan karena Trump dilanda ketakutan sebab ternyata di belakangnya tepat di kepala ada anak panah tajam yang siap ditembakkan untuk menghancurkan kepalanya.

“Terima kasih Tuhan, Trump akhirnya dia menyadari kalau jika dia menghormati hukum dan peraturan internasional dan membuat kesimpulan yang masuk akal dan menghunjam akal, baik dia maupun tentaranya tidak akan mengalami gegar penggagas. Saya berharap bahwa keputusan masuk akal seperti itu akan berlanjut, laksana rasa hormat, ” tulis Caraka Besar Iran untuk Venezuela Hojat Soltani.

Masyarakat dunia tak hanya mengejek Trump secara karikatur saja, Kedubes Iran di Caracas bahkan dengan beraninya menyusun kata-kata penghinaan terhadap Trump berasaskan gertak sambelnya ke Iran terakit pengiriman minyak ke Venezuela itu.

“Donald Trump telah mengumumkan bahwa selama serangan peluru kendali Iran di pangkalan Gringa dalam Irak, hanya beberapa tentara yang menderita cedera otak traumatis, ” tulis Kedubes Iran.

Baca: Tanker Minyak Iran Tiba di Venezuela, Tentara Amerika Gigit Jari

Terbit Harapan Juventus dan Barcelona Barter Gelandang

VIVA   –  Pelan-pelan keinginan Juventus mendatangkan gelandang Barcelona, Arthur Melo, mungkin tercapai. Sempat mentok, sekarang pemain asal Negeri brazil tersebut mau membuka pembicaraan dengan ‘Si Nyonya Tua’.

Arthur merupakan pemain bidikan Maurizio Sarri. Dia dianggap sangat seragam dengan gaya bermain cepat yang diterapkan Juventus saat ini.

Baca juga:   Bentuk Kecantikan WAGs Arsenal yang Angkat Senjata di Bandara London

Kebetulan Barcelona juga menginginkan Miralem Pjanic buat memperkaya kreasi di lapangan pusat mereka. Juventus pun bersedia melakukan barter langsung. Sayang, Arthur menolak karena mau bertahan lebih lama di Camp Nou.

Namun belakangan situasi berubah. Arthur mulai membuka diri kepada Juventus. Laporan Football Italia, setidaknya dia kini mau mendengarkan tawaran yang diajukan.

Memang belum pasti dia mau menerima pinangan Juventus. Tapi setidaknya ini adalah sebuah kemajuan karena dia tiba memperlihatkan ketertarikan.

Diketahui Arthur bergabung ke Barcelona dalam awal musim. Dia tampil pada 16 laga mencetak tiga lulus dan tiga assist sejauh ini.

Selain Juventus, Arthur kabarnya juga dibidik Inter Milan. Mereka disebut-sebut mau menjadikan sang pemain sebagai bagian dari memindahkan Lautaro Martinez.

Lelang Jersey, 3 Eks Kapten Emas biru Padang Galang Dana Rp5, enam Juta

VIVA   –  Tiga eks kapten Semen Padang FC masing-masing yaitu, Elie Aiboy, Hengky Ardiles serta Irsyad Maulana, rela melelang jersey kebanggaannya guna membantu penanganan virus corona COVID-19 di Ranah Minang.

Dari hasil lelang ketiga jersey milik anak-anak Gundukan Karang Putih, yang sudah dimulai sejak April terkumpul uang senilai Rp5. 600. 000. Uang tersebut, kemudian disalurkan kepada tim kesehatan Kota Padang dalam bentuk Jalan Pelindung Diri (APD).

Menurut CEO Semen Padang FC Hasfi Rafiq, lelang ketiga jersey tersebut merupakan program Kabau Sirah Care yang melibatkan suporter atau pecinta sepakbola dan para pemain yang pernah membela Semen Padang.

“Ini adalah program Kabau Sirah Care. Kita serahkan bantuan ini pada tenaga medis di puskesmas dengan membutuhkan APD. Penyaluran bantuan APD itu, sudah kita serahkan di Senin kemarin, ” kata Hasfi Rafiq, Kamis 21 Mei 2020.

Hasfi Rafiq membaca, seluruh APD yang dibeli secara uang hasil lelang ketiga jersey tersebut, disalurkan ke enam unit puskesmas yakni, Puskesmas Lubuk Kilangan, Puskesmas Pauh, Kuranji, Andalas, Lubeg dan, Puskesmas Pagambiran dengan mutlak 80 lebih baju Hazmat.

Mewakili manajemen Kabau Sirah kata Hasfi, dirinya menyampaikan terima kasih kepada segenap peserta lelang yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan amal Kabau Kepala Care tersebut. Manajemen berharap, ke depan tingkat partisipasi baik itu, suporter maupun masyarakat lain yang peduli akan kemanusian semakin agung. Sehingga, dapat menjangkau lebih merata lagi.

“Kami benar berterimakasih kepada para legenda serta mantan pemain Semen Padang yang sudah ikut menyumbangkan jerseynya buat dilelang. Tak lupa juga kepada para peserta dan pemenang lelang, yang sudah ikut andil di program peduli COVID-19 yang dirancang Kabau Sirah Care ini, ”ujar Hasfi Rafiq.

Terisolasi, Kepala Puskesmas Lubuk Begalung, dr. Syilvia Dewi Anwar menyebutkan biar dari Dinas Kesehatan sendiri pihaknya mendapatkan support APD, namun tentu saja bantuan yang disalurkan manajemen Kabau Sirah ini, sangat dibutuhkan.

“Kami mengapresiasi dan sangat berterimakasih atas bantuan dengan diberikan oleh tim Semen Medan FC. Bantuan itu sangat dibutuhkan, terutama untuk saat ini, dan untuk penanganan ke depan, ” kata Syifa.