Yogyakarta, Tempat Lahirnya PSSI yang Terdepak dari Piala Dunia U-20

VIVA   –  Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memastikan Stadion Mandala Krida, Yogyakarta dicoret sebagai calon tuan vila Piala Dunia U-20 2021. Dia melakukan dua pergantian, satunya teristimewa adalah Stadion Pakansari, Cibinong.

Dua stadion tersebut awalnya masuk dalam proposal awal PSSI yang diajukan kepada FIFA jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Bersama dengan empat lainnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Vitalitas Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Namun, belakangan PSSI melakukan pergantian ke Stadion Si Jalak Harupat (Bandung) dan Stadion Jakabaring (Palembang). Kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mereka berkomitmen akan berupaya penuh kepada FIFA agar meloloskannya.

Iriawan berkata kepada jalan massa, alasan di balik pergantian Stadion Mandala Krida adalah ciri alam. Dia mengklaim FIFA tetap bertanya mengenai risiko gempa bumi yang disebabkan Gunung Merapi.

“Soal Mandala Krida kami sudah melihat. Beberapa kali FIFA menanyakan tentang erupsi atau vulkanik atau gunung merapi, ” kata pendahuluan Iriawan dalam konferensi pers dalam Kantor Kemenpora, pekan lalu.

“Itu yang menjadi rencana dari FIFA, kita tidak bisa menahan kapan gunung itu tak menyemburkan laharnya kan, jadi tersebut pertimbangannya, ” imbuhnya.

Ucapan Iriawan tersebut kemudian menjadi kontroversi. Karen sebagai besar masyarakat Yogyakarta menganggap alasannya terlalu mengada-ada.

Gubernur DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), Sri Sultan HB X pun berbicara. Menurutnya, jika memang Gunung Merapi berbahaya, sudah sejak lama bangsa meninggalkan Yogyakarta.

“Lha arep mindah Merapi, piye nak alasanne Merapi (Yah masa’ sedia memindahkan Gunung Merapi, kalau asas dicoret karena Merapi). Kalau memang berbahaya, rakyat Yogya kan telah pindah semua dari kemarin” ujar Sultan HB X.

Tersirat ada kekecewaan dari Sultan HB X atas keputusan PSSI. Karena sejak Stadion Mandala Krida masuk kandidat calon tuan sendi Piala Dunia U-20 2021, Pemda berjuang untuk melakukan renovasi. Apalagi,   ada catatan sejarah  Yogyakarta  sebagai  tempat lahirnya PSSI pada 19 April 1930.

“Kita sudah mencoba memperjuangkan dari kemarin. Kita juga sudah mengalokasi untuk memperbaiki stadion karena sedang ada kebutuhan yang belum (dipenuhi), seperti lampu, tempat duduk, harus kita lakukan, ” tuturnya.

Baca juga

Reaksi Sultan DIY soal Merapi Jadi Alasan Pencoretan Mandala Krida
Respons PSSI Usai Ditegur soal Anggaran Derma Timnas Indonesia
Hubungan Mesra Menpora dan PSSI, Jaminan Piala Dunia U-20 Sukses?

Airlangga Hartarto Temui Prabowo, Terang-terangan Akui Bahas Kabinet

VIVA   –  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah Gajah Pertahanan itu di Jakarta, Senin, 5 Juli 2020.

Prabowo menuturkan, bahwa pertemuan tersebut bagian dari komunikasi politik karena kedua partai masuk dalam deretan kabinet kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.  

“Ini pertemuan antara sahabat pertemuan komunikasi kebijakan karena Golkar dan Gerindra sama-sama partai kebangsaan sekarang. Kita bersama-sama dalam koalisi pemerintah Kabinet Nusantara Maju di bawah Presiden Bapak Joko Widodo, ” kata Prabowo.

Baca: Reshuffle Akan Terjadi, Jokowi Bisa Lakukan di Juli-Agustus

Pertemuan itu, katanya, membicarakan berbagai hal soal kebangsaan dan kerja sama kedua golongan, di antaranya dalam momen pilkada. “Tadi kita menukar pandangan membahas kira-kira hal menyangkut kebangsaan hubungan strategis sampai kemungkinan di depan kita bagaimana kerja sama Golkar dan Gerindra, khususnya mungkin pilkada-pilkada terbatas, ” katanya.

“Di beberapa tempat kita cocok, di beberapa tempat kita setuju, bertentangan; tidak ada masalah, ini demokrasi Indonesia yang penuh kekeluargaan, pertandingan, perbedaan, ” ujarnya.

Tapi di ujungnya, kata Prabowo, semua komitmen pada persatuan bangsa dan kepentingan kaum Indonesia. “Jadi kita ingin demokrasi nanti semarak tapi sejuk, ” katanya.  

Airlangga Hartarto menyebutkan itu adalah kunjungan balasan dari silaturahmi Prabowo dengan hadir ke kantor Partai Golkar di Jakarta. Dia mengaku sejahtera dapat membalas kunjungan ke vila Prabowo, apalagi dalam suasana erat. “Dan karena Partai Golkar & Gerindra sama-sama di pemerintah, sama-sama mendukung di Kabinet Indonesia Lulus. ”

Tentunya, sekapur dia, dalam situasi pandemi COVID-19, stabilitas politik menjadi penting secara silaturahmi sehingga dan menyolidkan pemerintah. Dalam pertemuan yang tertutup untuk pers, mereka mengaku bertukar pendirian tentang hal-hal strategis, termasuk soal geopolitik dan pilkada.  

Tetapi, ia sepakat kalau semua mendukung dan menjaga persahabatan, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berjuang untuk kemajuan Nusantara. Jadi, lebih banyak persamaan daripada perbedaan.

“Dan sebetulnya tanpa resmi pun kita berbicara di kabinet juga cukup sering, tetapi di sini antarfraksi, Partai Golkar dan Fraksi Partai Grindra, silaturahmi saat ini sangat mampu. Jadi, kami mengapresiasi itu selalu, dan karena itulah kami ada di tempat ini, ” ujarnya.

Mourinho Rela Langgar Protokol Kesehatan Perlu Peluk Ancelotti

VIVA   –  Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengaku siap melanggar protokol kesehatan di tengah laga saat pandemi Corona COVID-19 ini agar bisa memeluk bos Everton, Carlo Ancelotti saat keduanya bersua.

“Dia pria yang fantastis, hamba akan melanggar aturan jarak satu meter dan saya akan memeluknya karena saya sangat menyukai Carlo, ” kata Mourinho seperti dilansir Soccerway, Minggu 5 Juli 2020.

“Saya sangat menyukainya sebagai seseorang sehingga saya hendak mengatakan dengan jelas, bahwa dia salah satu manajer top negeri dalam dua dekade terakhir maka sekarang, ” lanjutnya.

Tottenham besutan Mourinho yang sedang meraih rangkaian hasil mengecewakan ini bakal menjamu Everton asuhan Ancelotti dalam lanjutan Premier League, Senin besok 6 Juli 2020.

Menurut Mourinho duel ini akan sangat terasa spesial. Sebab dirinya akan ada Ancelotti, salah satu manajer tempat tinggal atas di dunia. Sosok pelatih yang juga sangat dia sukai dan hormati.

“Saya pikir Premier League memiliki keunikan mendapatkan Carlo kembali. Merupakan keunikan juga bagi Everton menjadikannya eksekutif atau pelatih, atau apa pun  anda ingin memanggilnya. ”

“Sebagai seorang pribadi, saya juga memiliki keluarbiasaan bisa mengenalnya selama beberapa tarikh, menemaninya beberapa kali di pertemuan UEFA atau acara lain dengan berbeda. Saya suka Carlo. ”

Baca juga:
Mourinho yang Selalu Disakiti Si Mantan
Mourinho Enggak Cemburu Lihat MU dan Chelsea Honorarium Jor-joran
Mourinho Ungkap Kebaikan Besar Barcelona Terhadap Kariernya

dua Pebulutangkis Cantik Unggah Foto dengan Lin Dan, Ada Apa?

VIVA   –  Dua pebulutangkis cantik ikut berkomentar terkait dengan pensiunnya Lin &, pebulutangkis asal China. Mereka merasa kehilangan dengan salah satu pebulutangkis ‘Top Four Kings’ ini.  

Lin Dan mencanangkan pensiun pada, Sabtu, 4 Juli 2020 setelah membela China semasa 20 tahun di dunia bulutangkis. Lin Dan berhasil meraih besar medali emas Olimpiade dan lima kali gelar juara dunia.  

“Dari tahun 2000 sampai 2020, setelah 20 tarikh saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional. Sangat sulit untuk mengatakan dengan lantang, ” kata Lin Dan dikutip lantaran Xinhua.  

“Di usia 37 tahun dan kondisi fisik serta luka membuat saya tidak lagi memungkinkan untuk bersaing. Ada rasa terimakasih, keengganan dan frustrasi. Saya berniat dapat menghabiskan waktu lebih penuh dengan keluarga saya dan serupa mencari ‘kompetisi’ baru, ” tambahnya.  

Gronya Somerville, pebulutangkis tunggal putri Australia tersebut mengunggah fotonya dengan Li Dan dalam akun Instargram pribadinya.  

“Selamat pensiun kepada Lin Dan, seorang legenda bulutangkis. Dua kali gelar olimpiade serta lima kali gelar juara negeri. Seorang juara. Selamat menikmati zaman pensiun, ” tulis Gronya Somerville.  

Tidak mau kalah, pebulutangkis asal Malaysia, Goh Liu Ying pula turut memajang foto dengan Garis Dan.  

“Tiba-tiba melihat berita ini sebenarnya sedikit takut. Melihat mu bermain merupakan sebuah kesenangan, ” tulisnya.  

Baca selalu:

20 Tahun Berkarier di Bulutangkis, Lin & Resmi Pensiun

Dasar Masa Depan Pemain Chelsea, Pilih Lanjutkan Karier di AS

Mengenang Ayah Khabib Nurmagomedov, Pernah Ditolak Masuk di AS?

22 Karyawan Unilever Positif Corona, Ratusan Pegawainya Diliburkan

VIVA   –  PT Unilever Indonesia Tbk menutup salah utama fasilitas produksi di Cikarang, Jawa Barat, setelah karyawannya positif terpapar COVID-19. Berdasarkan penelusuran hingga masa ini total 22 karyawan bengkel dinyatakan positif terpapar virus corona.

Menurut informasi, kurang karyawan tersebut bekerja di bagian engineering Gedung TBB. Kini aktivitas bengkel ditutup sementara, sementara 265 pegawai diliburkan untuk meminimalisir potensi penularan di kluster industri.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Dr. Alamsyah, menyebut penambahan kasus positif berlaku sejak satu hari terakhir. Tiga kasus positif ditemukan di kedudukan yang sama dan dipastikan ketiganya terpapar usai berinteraksi dengan karyawan lainnya.

“Sebelumnya 19, itu bertambah tiga orang lagi setelah kita menelusuri. Ini dari PT Unilever dan sudah ditutup berangkat kemarin, karena memang untuk ketenteraman baik itu lingkungan maupun pekerja, ” kata Dr. Alamsyah pada video Youtube tvOneNews, Jumat 3 Juli 2020.

Baca juga:   Harga Vaksin COVID-19 Produksi Nasional Diprediksi Rp75. 000 Per Orang

Sebelumnya, Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso, menguatkan kesehatan dan keselamatan karyawan adalah prioritas utama.

“Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam jalan menjaga kesehatan dan   keselamatan karyawan, ” katanya seperti dilansir dari situs resminya.

Pihak PT Unilever Indonesia Tbk telah dengan segera menghubungi & mengirimkan laporan resmi mengenai situasi tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, melakukan contact tracing , dan mewajibkan PCR test bagi keseluruhan karyawan gedung TBB sebanyak 265 orang.

Pabrik-pabrik Unilever di Cikarang berharta dalam lokasi yang terpisah-pisah. Gedung TBB merupakan salah satu periode dari kompleks pabrik PT Unilever Indonesia Tbk di Cikarang.

Kenistaan Dokter, India Andalkan Dukun untuk Hadapi COVID-19

VIVA   – Pemerintah India mulai kewalahan menghadapi pandemi virus Corona karena minimnya dokter. Apalagi, mereka mulai merangkul penyedia servis kesehatan informal alias dukun buat menjangkau warganya di daerah pedesaan yang terpencil.

Mengutip BBC pada Kamis 2 Juli 2020, salah satu dukun di Benggala Barat, Mohammed Nizamuddin, lebih dipercaya oleh warga untuk mengobati keburukan mereka ketimbang berkonsultasi dengan sinse berlisensi.

Sebenarnya, penyedia layanan kesehatan informal ini lihai mengobati warga, meski tak pernah sekolah kedokteran.

Kendati begitu, mereka tak bekerja asal-asalan. Biasanya para dukun ini pernah bekerja selama 10 tahun atau lebih bersama dokter berkualitas sebelum pulang ke kampung dan membuka kliniknya sendiri.

Bukannya dimusuhi, pemerintah berangkat merangkul dukun-dukun ini dan menggunakan kepopulerannya untuk memberi pengarahan di dalam masyarakat. Sebab, kepercayaan masyarakat dukuh pada orang-orang seperti Nizamuddin bertambah tinggi daripada dengan dokter dengan memiliki ijazah dari universitas mulia.

Penyedia layanan kesehatan tubuh informal ini biasanya membekali diri dengan pil, suntikan dasar, nebuliser, kain kasa dan perban. Klinik sederhana yang mereka buat mampu berfungsi sebagai unit gawat (UGD) dadakan.

Selain membuat tusukan & menjahit luka, dokter yang tidak tenaga kesehatan formal ini juga menyediakan perawatan medis dan menunjuk pasien. Mereka beroperasi seperti non-physician clinicians di Afrika.

Kurang negara bagian seperti Benggala Barat telah mengambil langkah untuk melatih ribuan penyedia kesehatan informal sewarna itu. Sejak pandemi, tugas para dokter tanpa lisensi ini beranjak dengan mendata pasien yang membuktikan gejala COVID-19.

Para dukun ini ditugaskan untuk memurukkan data detail pada aplikasi pengawasan COVID-19 di ponselnya. Lalu, data ini diteruskan ke pejabat kesehatan tubuh di ibu kota Kolkata, kira-kira 200 km dari Benggala Barat.

India adalah negara yang telah menghabiskan 1, 28 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB) untuk kesehatan masyarakat, salah satu yang terendah di negeri. Hal ini juga yang oleh sebab itu alasan mengapa penyedia jasa kesehatan informal berkembang di India. Selain itu, terlalu sedikit dokter berlisensi yang mau bekerja di desa.

Menurut penelitian profesor ekonomi di Universitas Georgetown, Jishnu Das, 68 persen dari seluruh penyedia layanan kesehatan informal dalam desa adalah tenaga kesehatan minus kualifikasi. Akan tetapi, peran pokok yang mereka mainkan sangat diakui.

Sejak pandemi virus Corona, penyedia layanan kesehatan rileks memainkan peran penting dalam penjagaan masyarakat, melaporkan demam dan urusan influenza, dan bahkan membawa orang ke pusat pengujian.

Baca Juga: Ratusan Orang Pasti COVID-19 Setelah Hadiri Pesta Ijab kabul

Pandemi Virus Corona, Amankah Perawatan ke Klinik Kecantikan?

VIVA   – Saat ini pemerintah menerapkan pergantian pembatasan sosial berskala besar (PSBB) setelah sekitar tiga bulan masyarakat diminta untuk di rumah aja. PSBB transisi diberlakukan karena menurunnya perekonomian selama pandemi virus corona.

Era tatanan hidup baru atau new normal ini pula menjadi salah satu cara agar bisnis tetap bisa berjalan.

Bisnis kecantikan dan kesehatan tubuh wajah serta tubuh merupakan lupa satu yang terdampak COVID-19, karena bersentuhan langsung dengan manusia, jadi berpotensi besar dalam penularan virus. Namun, saat ini sejumlah klinik kecantikan dan kesehatan telah kembali buka di masa transisi PSBB.

Semrawut, amankah melakukan perawatan di klinik kecantikan di masa pandemi virus corona?

Founder serta penanggung jawab Youth & Beauty Clinic, dr. Gaby Syerly, M. Biomed (AAM) mengatakan bahwa new norma l di masa pandemi menjadi lengah satu kebiasaan yang harus diterapkan dengan standar protokol kesehatan, biar terhindar dari virus mematikan COVID-19.

Kebiasaan itu selalu ia lakukan di kliniknya yang mulain Juli 2020 telah kembali dibuka setelah dua bulan bertambah ditutup sementara. Klinik kecantikan yang berlokasi di Kemang Square lantai 1, Jakarta Selatan ini melakukan persiapan matang sebelum membuka outlet -nya.

Patuh Gaby, pihaknya mengutamakan prosedur penumpu kebersihan dan kesehatan. Jumlah pasien pun dibatasi. Pasien harus memakai hand sanitizer saat masuk ke klinik, mengecek suhu dan mengisi formulir online tentang kondisi tubuh terkini menggunakan scan barcode .

Ada juga fasilitas rapid test gratis dan menyemprot vitamin C bagi para penderita. Ini dilakukan untuk memproteksi diri, baik dari pihak pasien maupun staf yang bekerja di klinik.

“Kami mengutamakan aturan kesehatan dan keamanan yang menjadi keharusan saat new normal ini. ” ucap Gaby kepada VIVA , Rabu, 1 Juli 2020.

Klinik juga mengatur jadwal pasien dengan meluluskan jeda waktu, physical distancing di ruang tunggu, mensterilkan ruangan dengan cahaya UV atau menyemprotkan cairan awahama setiap selesai pasien dan mengganti cover bed setiap selesai treatment .

Para-para beautician yang bertugas juga selalu memakai alat pelindung diri (APD) lengkap dan tidak ketinggalan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala ke semesta ruangan.

Sementara untuk perawatan yang mengeluarkan asap, seperti laser dengan menggunakan karbon, untuk sementara ditiadakan dulu karena memicu risiko transmisi virus corona.

Gaby juga mengatakan kalau klinik kebaikan menjadi salah satu tujuan utama para wanita dan pria dengan gemar merawat diri setelah sudah masa PSBB.

“Mereka merasakan dampak yang kurang cantik dari sisi kesehatan kulit, antara lain kulit makin terlihat kusam, timbulnya jerawat hingga berat badan yang mengakibatkan postur tubuh terlihat tidak ideal, ” kata dia.

Gaby menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bisa terjadi karena tekanan, makan makanan berminyak atau gorengan dan waktu tidur kurang tetap karena jam kerja di panti menjadi tidak beraturan juga. Namun, hal tersebut bisa diantisipasi dengan penggunaan produk skincare rutin di vila.

Bagi yang invalid nyaman untuk keluar rumah, Gaby menyiasatinya dengan memberikan melayani bantuan konsultasi online dan homevisit , atau treatment dalam rumah. Apabila tidak berani buat keluar rumah, tim klinik bakal datang dengan standar SOP kesehatan. Beberapa jenis treatment ditawarkan untuk tentu sehat dan cantik walau pada rumah aja.

Gojek Bantu Pemerintah Putus Mata Rantai Virus Corona

VIVA   –  Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan kerja sama dengan Gojek, dalam rangka menghadapi era normal baru pasca pandemi COVID-19. Kolaborasi keduanya terkait pada aplikasi PeduliLindungi.  

“Kami melakukan kolaborasi bersama terkait aplikasi PeduliLindungi, karena keseharian anda menjadi penting, bukan hanya melindungi diri sendiri tapi juga orang di sekitar, ” ujar Main of Public Policy and Government Relation Gojek, Shinto Nugroho di dalam konferensi virtual, Selasa, 30 Juni 2020.

PeduliLindungi  adalah aplikasi yang dikembangkan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, untuk menghentikan penyebaran virus Corona di Tanah Air. Platform dirilis sejak akhir Maret 2020.

Baca juga:   Resmi Diluncurkan, Harga Realme C11 dan BudsQ Menggiurkan
Shinto menjelaskan, PeduliLindungi bisa diakses dari aplikasi Gojek melalui shuffle card . Tujuannya sendiri adalah agar semakin banyak pengguna Gojek, yang terdiri dari user maupun mitra lainnya, menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baru dirilis pekan lalu, Gojek sudah berhasil mendapat 82 ribu unduhan. Padahal, perusahaan transportasi online yang didirikan Nadiem Makarim ini memiliki target satu juta unduhan dalam enam bulan.

“Kami telah melakukan berbagai macam inisiatif sejak virus corona merebak di Indonesia, memastikan user dan ekosistem terlindungi lalu bisa menjalankan fungsi dengan benar. Kami bangga bisa ikut berkolaborasi terkait PeduliLindungi, ” katanya.

Kolaborasi ini menegaskan kembali komitmen Gojek dalam mendukung produktivitas masyarakat selama masa pandemi COVID-19, yang memungkinkan ekosistem Gojek beradaptasi dengan tatanan hidup baru yang mengedepankan kebersihan, kesehatan, dan keamanan, sekaligus sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah mencegah dan memutus mata rantai penyebaran trojan.

Baca juga:   TikTok Kena Imbas Konflik India-China

Agenda Liga 1, Pemain Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Ketat

VIVA   –  Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengeluarkan keputusan resmi terkait masa depan kompetisi profesional Indonesia. PSSI berencana melanjutkan kompetisi sepakbola di Indonesia.  

Kompetisi sepakbola tertunda karena pandemi virus corona COVID-19. Sepakbola ditunda sejak Maret lalu.  

“Kompetisi Liga satu, Liga 2, dan Liga 3 akan dimulai pada Oktober 2020 dengan memperhatikan ketentuan protokol kesehatan COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah, ” jelas Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dalam rilis resmi PSSI.  

Terkait hal tersebut, bek Bhayangkara FC, Achmad Jufriyanto mengatakan, protokol kesehatan menjadi hal yang wajib zaman Liga 1 dilanjutkan pada Oktober mendatang. Jupe sapaan akrab Achmad Jufriyanto meminta, PT Liga Nusantara Baru (LIB) selaku operator dan PSSI menerapkan aturan ketat supaya virus corona tidak menyebar.  

“Harus benar-benar diperhatikan protokol kesehatan untuk mereka yang terlibat, seperti semua elemen tim, perangkat pertandingan, sebab pandemi belum sepenuhnya selesai. Kewaswasan pasti ada. Yang pasti, dilanjutkannya liga bisa memberikan harapan kembali bagi semuanya, utamanya para pemain”, kata Jupe  dikutip dari laman resmi Bhayangkara FC.

Menurut Jupe, para pemain mau merasa aman ketika kompetisi kembali bergulir. Apalagi liga akan dimainkan saat pandemi virus corona sedang berlangsung.  

Julia perez menambahkan, panduan kesehatan pun harus sesegera mungkin untuk diinformasikan ke semua klub dan semua bagian agar bisa dilaksanakan.  

Baca juga:

Juergen Klopp Menimbulkan Penggemar Liverpool untuk Bersabar

Masa Depan Sanchez Tak Jelas, Setelah MU dan Inter Gagal Negosiasi

Mario Gomez Umumkan Pensiun

Tambak Renang Umum Bisa Buka Balik dengan Syarat Berikut

VIVA   – Anggota Tim Komunikasi Gugus Tugas, Reisa Brotoasmoro menyebut bahwa area kolam renang umum bisa kembali berfungsi pada  masa pandemi seperti zaman ini. Namun  Reisa menyebut tersedia beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila pihak pengelola akan menelungkupkan kembali fasilitas kolam renang umum di tengah pandemi  Corona COVID-19.

“Yang banyak ditunggu dan sudah banyak ditanya oleh banyak orang apakah kita telah boleh menggunakan kolam renang? Sungguh pabila, ” kata Reisa  dalam gedung BNPB, Jakarta pada Minggu 28 Juni 2020.
 
Reisa menjelaskan ada kurang protokol kesehatan yang perlu diterapkan oleh pengelola fasilitas kolam renang umum. Pertama adalah pihak pengelola harus memastikan air kolam renang menggunakan disinfektan dengan klorin 1-10 ppm atau bromin 3-8 ppm sehingga PH air mencapai tujuh, 2 hingga 8.  

“Setiap hari harus diinformasikan di papan informasi agar pengguna tau, ” kata Reisa.  

Lalu  pengelola juga harus memastikan pembersihan dan disinfektan dilakukan secara rutin terhadap seluruh permukaan dan dalam sekitar kolam renang seperti tempat duduk, lantai  dan sarana sekitar kolam. Ketiga pembatasan jumlah pemakai kolam renang.  

“Jumlah pengguna kolam renang harus dibatasi agar bisa menjaga jeda baik di dalam atau sekitar kolam renang dan menerapkan jaga jarak terutama di ruangan substitusi, ” lanjut Reisa.

Selain itu, pengelola juga kudu memastikan  tamu yang akan menggunakan kolam renang dalam kondisi bugar.  

“Harus isi self assesment COVID- 19, ” kata dia.  

Selain itu pengelola pula harus menhimbau pengunjung untuk membawa perlengkapan masing-masing termasuk handuk. Mengikuti selalu mengimbau untuk menggunakan kedok sebelum dan setelah berenang.  

“Ingat betul arah olahraga untuk sehat dan biar badan kita kuat. Yang bugar harus tetap sehat, tingkatkan imunitas kita lawan COVID-19 bersama-sama secara imunitas yang prima, ” perintah Reisa.  

Mengaji juga: Viral Video Seks Tentara Perdamaian di Mobil Dinas PBB